6 Juta Rakyat Malaysia Segera Menggunakan Uang Cerdas Universa

Alexander Borodich dan Menteri Perdagangan Malaysia

Rabu 21 Februari 2018, sejarah baru perkembangan uang kripto di Malaysia bermula.

CEO Universa Alexander Borodich secara khusus telah terbang -kembali- ke Kualalumpur untuk mewujudkan apa yang telah lama diimpikan oleh Pemerintah Malaysia agar ibukota Putrajaya dan Malaysia secara umum menjadi satu Pusat Pengembangan Teknologi Cryptocurrency di Asia. Ini adalah kedatangan Borodich yang kedua kali di awal 2018 ini, menunjukkan keseriusan Universa dan Pemerintah Malaysia untuk membentuk apa yang dinamakan Cryptocurrency Backed Government. Dan tampaknya lebih dari itu….

Menteri Perdagangan Malaysia – Dato’ Seri Hamzah bin Zainudin, didampingi kepala Perusahaan kemitraan terbesar Angkasa – Dato’ Abdul Fatta, kepala ASN Mobile dan pejabat tingkat tinggi lainnya mengadakan pembahasan dengan CEO Universa Borodich untuk membahas Smart Money bagi 6 Juta Rakyat Malaysia.

Alexander Borodich juga mengadakan pembicaraan ringkas dan terarah dengan Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Abu Bakar Mohamad Diah;

Kami telah membahas cara terbaik untuk mendirikan perusahaan di Malaysia, jenis visa apa yang mungkin bagi karyawan, di mana kantor pertama Universa Blockchain ada di Kuala Lumpur, dan Asian Blockchain Center of Excellence di Malaka harus dibuka” 

Demikian kata Alexander “Boro” Borodich, yang lebih suka disebut sebagai The paranoid CEO.

Universa Blockchain bersama dengan ASN Networks dan Angkasa Coop akan menerapkan sistem distribusi dan pengendalian Pembayaran jaminan Sosial Kesejahteraan, dimana pengendalian dimaksud tidak hanya mencegah pengeluaran dana untuk alkohol dan rokok, namun juga dapat mengendalikan setiap penggunaan dana secara tidak sah melalui penggunaan teknologi blockchain. Seorang investor saham Universa berinisial @Deep secara bergurau dalam grup Telegram menyebut ini sebagai Syariah (Halal) Crypto.

 

Borodich sangat menaruh minat untuk pengembangan di Malaysia ini, sebagai pintu untuk merambah wilayah Asia, dan Timur Tengah. Dia juga telah menunjukkan minatnya untuk “ingin segera berkantor di lantai 96”  pada salah satu gedung perkantoran modern yang ada di di Malaysia.

%d blogger menyukai ini: